Garut, Pesantren Asy-Syafiiyah Kecamatan Leuwigoong terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan serta ibadah bagi para siswa santri dan masyarakat sekitar nyaman, Pimpinan Ponpes Asy-Syafiiyah
DR. KH. Rd. Deden Badrusalam, M.Pd ( Abah JIDEN ) bangun masjid besar.
Pembangunan masjid menjadi program prioritas utama Yayasan Pesantren Asy-Syafiiyah Kecamatan Leuwigoong yang di pimpin langsung DR.KH. Rd Deden Badrusalam, M.Pd ( Bah Jiden ) atas petunjuk dan doa dari ibunda tercinta Hj.Euis Nursofiah, Sabtu 06/06/26.
Dilokasi pengerjaan Pimpinan Pesantren KH.Deden Badrussalam menyampaikan bahwa masjid bukan hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pendidikan Al-Qur'an, kajian keislaman, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Saat ini, kebutuhan fasilitas ibadah yang memadai semakin mendesak seiring terus bertambahnya jumlah siswa dan santri terus meningkat, di tambah partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di lingkungan pesantren terus bertambah,ditambah juga dari dukungan dan doa dari ibu tercinta," ucapnya.
Jadi kedepannya ponpes Asy-Syafiiyah ada dua sarana ibadah, Dengan ditambahnya pembangunan masjid yang lebih luas dan layak, nanti para siswa santri akan memiliki ruang yang lebih nyaman untuk memperdalam ilmu agama, dan nanti tentunya masyarakat juga dapat memanfaatkannya sebagai sarana ibadah dan silaturahmi bersama.
Abah juga sampaikan bahwa “Masjid merupakan jantung kehidupan pesantren. Kami berharap pembangunan masjid ini dapat segera terwujud sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada santri dan masyarakat. Kehadiran masjid yang representatif akan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Rencana pembangunan masjid ini dirancang dengan memperhatikan kebutuhan jangka panjang pesantren. Selain ruang utama untuk salat berjamaah, masjid juga diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pendidikan, seperti pembelajaran Al-Qur'an, kajian kitab, pelatihan dakwah, dan program pembinaan keagamaan lainnya.
Yang jelas, fungsi masjid tidak hanya terbatas pada tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Pesantren Asy-Shafiiyah optimistis bahwa dengan semangat penuh ditambah dukungan berbagai pihak, pembangunan masjid dapat segera dimulai dan diselesaikan sesuai rencana.
Kehadiran masjid besar ini nantinya diharapkan akan menjadi simbol kebersamaan, pusat syiar Islam, serta sarana yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi para santri dan masyarakat luas," pungkas DR.KH.Rd Deden Badrussalam,M.Pd ( Bah Jiden )
( Undang Wardi )

