CIREBON – Personel Pos Pengamanan (Pos Pam) Palimanan menunjukkan wujud nyata pelayanan humanis Polri dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Sebuah tindakan sigap dilakukan pada hari Senin, 16 Maret 2026, ketika sebuah mobil truk mengalami mogok di tengah jalur mudik. Kehadiran petugas secara cepat membantu mengatasi kendala tersebut, memastikan kelancaran arus kendaraan yang berpartisipasi dalam momen mudik.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama., S.H, S.I.K, M.H, melalui Kepala Pos Pam Palimanan, Kompol Rynaldi Nurwan., S.H, M.H, menjelaskan bahwa respons cepat Polri dalam membantu kendaraan yang bermasalah, seperti truk yang mogok, merupakan upaya krusial untuk menjamin keamanan di jalur lalu lintas. Hal ini diharapkan dapat membuat setiap perjalanan mudik berlangsung lebih cepat dan aman.
“Ini adalah salah satu langkah penting dalam upaya Polri untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memberikan kepastian bahwa setiap orang dapat mencapai tujuan mereka dengan selamat”, ujar Kompol Rynaldi Nurwan., S.H, M.H.
Selain memberikan bantuan langsung, petugas di Pos Pam Palimanan juga tak lupa memberikan imbauan penting kepada para pemudik. Mereka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan cermat terhadap kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan menuju kampung halaman. Beberapa aspek krusial yang disarankan untuk diperiksa meliputi keadaan ban, tekanan angin dalam ban, energi atau daya aki, serta fungsi sistem pengereman.
Tindakan pencegahan ini dianjurkan untuk memastikan bahwa kendaraan berada dalam kondisi prima atau optimal. Dengan demikian, kendaraan diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan di jalan dan meminimalkan risiko mogok yang dapat mengganggu kelancaran serta kenyamanan perjalanan. Dengan langkah-langkah preventif ini, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan mudik yang lancar, aman, dan sampai di tujuan tanpa hambatan berarti.
