INDRAMAYU, LINTAS INVESTIGASI - Polemik mutasi jabatan perangkat Desa Gunung Sari, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, mencuat. Jabatan Juru Tulis (Carik) yang dijabat Turadi diduga dimanfaatkan oknum setelah dirinya mengalami kecelakaan motor pada tahun 2025.
Berdasarkan investigasi di lapangan, Kamis (23/10/2026), terjadi simpang siur keterangan terkait siapa yang saat ini menjabat sebagai Juru Tulis Desa Gunung Sari.
Saat dikonfirmasi di kantor desa sekitar pukul 10.45 WIB, perangkat desa bernama IDI alias Idok, yang sebelumnya menjabat sebagai Bekel, menyatakan dirinya masih berstatus sebagai Bekel. Ketika ditanya siapa Juru Tulis saat ini, IDI menjawab masih dijabat oleh Turadi.
" Saya masih tetap bekel," ujar IDI kepada awak media.
Pernyataan berbeda disampaikan Turadi saat ditemui di kediamannya. Turadi menegaskan bahwa saat ini jabatan Juru Tulis telah diisi oleh IDI.
" Tulisnya sekarang IDI, itu sudah menjadi ketentuan Ibu Kuwu Yosi selaku Kuwu Desa Gunung Sari," kata Turadi.
Turadi juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah tidak menerima gaji sebagai perangkat desa selama tiga bulan terakhir. Ia mengaku khawatir jabatannya sebagai Juru Tulis disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
" Saya sekarang sudah bukan tulis lagi, gaji sebagai perangkat desa sudah tidak saya terima sejak tiga bulan lalu. Saya khawatir jabatan saya sebagai juru tulis disalahgunakan oknum yang tidak bertanggung jawab," ungkap Turadi dengan detail kepada Lintas Investigasi.
Kejanggalan ini muncul saat awak media Lintas Investigasi melakukan silaturahmi dan konfirmasi terkait dugaan kejanggalan penggunaan Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2023 hingga 2025 di Desa Gunung Sari.
Kedatangan awak media berdasarkan laporan warga, keterangan sejumlah perangkat desa, serta data APBDes yang dimiliki. Setelah dipelajari, diduga terdapat sejumlah kegiatan yang fiktif dan tidak sesuai antara realisasi di lapangan dengan laporan APBDes.
Hingga berita ini diterbitkan, Kuwu Desa Gunung Sari, Yosi, belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Tim Lintas Investigasi masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan berharap Kejaksaan Negeri Indramayu, Inspektorat Kabupaten Indramayu, serta Unit Tipikor Polda Jabar turun memeriksa Pemerintah Desa Gunung Sari sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam pemberantasan korupsi.
(Tim Investigasi Nasional
Lintas Investigasi Indramayu)
