Ciamis - Suasana haru menyelimuti Pendopo Bupati kabupaten Ciamis, Senin (29/6/2026). Sejak pagi, sekitar seribu anak yatim dari berbagai penjuru Kabupaten Ciamis mulai berdatangan untuk mengikuti kegiatan Guyub Muharam Miasih Yatim Ciamis Barokah.
Mereka datang secara berkelompok dari masing-masing kecamatan. Bahkan, sejumlah rombongan terlihat menaiki bus yang disiapkan panitia. Wajah-wajah ceria anak-anak itu memenuhi halaman pendopo, menanti momen santunan sekaligus kebersamaan di bulan Muharam yang dikenal sebagai bulan penuh kasih sayang.
Suasana semakin khidmat ketika salah seorang perwakilan anak yatim, Iqbal Luth Syamsi, memimpin doa. Dengan suara lirih namun penuh penghayatan, ia mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis beserta seluruh pihak yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
"Ya Allah, kami bahagia berada di sini. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh pihak yang telah membantu kami," ucap Iqbal dalam doanya.
Tak hanya itu, Iqbal juga mendoakan agar para pemimpin di Kabupaten Ciamis diberi kekuatan dalam menjalankan amanah, mampu memimpin dengan adil, serta membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Doa itu berlanjut untuk para dermawan dan donatur yang selama ini peduli kepada anak-anak yatim. Ia memohon agar Allah melapangkan rezeki mereka, membalas seluruh kebaikan dengan pahala terbaik, serta menjadikannya sebagai amal yang terus mengalir hingga akhirat.
Iqbal juga memohon agar Kabupaten Ciamis senantiasa dilimpahi rahmat, dijauhkan dari bencana, kemiskinan, dan segala keburukan. Bahkan, ia tak kuasa menahan haru saat memanjatkan doa agar seluruh orang tua anak-anak yatim yang telah wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Ciamis Andang Firman dalam laporannya menyampaikan kegiatan santunan tersebut merupakan instruksi langsung Bupati Ciamis. Pemerintah sengaja mengundang masing-masing 10 anak yatim dari setiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Ciamis.
"Total penerima santunan mencapai 2.650 anak yatim. Mereka diberangkatkan secara kolektif melalui kecamatan masing-masing," ujarnya.
Menurut Andang, kegiatan Guyub Muharam bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada anak yatim sekaligus menguatkan semangat gotong royong masyarakat Ciamis.
Ia berharap doa-doa anak yatim pada bulan Muharam menjadi ikhtiar bersama agar Kabupaten Ciamis senantiasa diberkahi dan dilimpahi keberkahan.
Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah, mengatakan tema Miasih Yatim Ciamis Barokah lahir dari semangat kepedulian Bupati Ciamis terhadap masyarakat kurang mampu. Salah satunya diwujudkan melalui kebijakan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari ASN beserta berbagai lembaga di Kabupaten Ciamis.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki landasan yang kuat, baik dari sisi regulasi melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat maupun ajaran Islam yang memerintahkan umat untuk memuliakan anak yatim.
Ia mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa orang yang membahagiakan dan memuliakan anak yatim akan mendapat kedudukan yang dekat dengan Rasulullah di surga, sebagaimana dekatnya jari telunjuk dan jari tengah.
"Momentum Guyub Muharam bukan hanya penyaluran santunan, tetapi menjadi ikhtiar masyarakat Ciamis mengetuk pintu langit melalui doa-doa anak yatim," katanya.
Menurut Lili, zakat, infak, dan sedekah bukan hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial, memperkuat kepedulian, serta mendukung terwujudnya visi Kabupaten Ciamis yang religius dan sejahtera.
Puncak suasana haru terjadi saat Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan sambutan. Sebelum berbicara, ia mengajak seluruh anak yatim dan tamu undangan melantunkan Sholawat Jibril bersama-sama.
Usai bersholawat, Herdiat tampak beberapa kali meneteskan air mata ketika menyapa anak-anak yatim yang memenuhi pendopo.
"Alhamdulillah, hari ini saya sangat ba
