Garut. Lintasinvestigasi.id. – Dalam rangka mewujudkan pendidikan yang mencintai identitas bangsa, SDN 4 Cibunar, Kecamatan Cibatu, menggelar acara tasyakuran kelulusan siswa kelas VI sekaligus gelar karya dengan tema “Memaksimalkan Warisan Budaya Lewat Kreasi Siswa”. Kegiatan berlangsung meriah di lapangan upacara sekolah pada hari ini.
Acara dibuka secara khidmat dengan penampilan seni budaya Karuhun Lengser, yang menjadi pembuka sebelum rangkaian gelar karya dan penampilan siswa-siswi dimulai. Penampilan ini menyuguhkan nuansa tradisi kearifan lokal yang sarat makna, mengundang perhatian dan kekaguman seluruh hadirin yang hadir.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Pengurus Komite Sekolah, jajaran dewan guru, tokoh masyarakat setempat, wali kelas, Kepala Sekolah, serta perwakilan Paguyuban Orang Tua Murid. Suasana berlangsung khidmat namun tetap hangat, diwarnai dengan berbagai hasil karya dan penampilan siswa yang menampilkan kekayaan budaya lokal.Rabu 24 Juni.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN 4 Cibunar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk rasa syukur atas keberhasilan siswa menyelesaikan jenjang pendidikan dasar, sekaligus sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini.
“Kami ingin siswa tidak hanya pandai dalam pelajaran, tetapi juga mengenal, mencintai, dan mampu mengembangkan warisan budaya yang dimiliki melalui kreasi mereka sendiri. Pembukaan dengan Karuhun Lengser menjadi pengingat bahwa kita harus tetap menghormati dan melestarikan nilai-nilai leluhur,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Komite Sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pendidikan. “Kegiatan ini sangat positif, karena mengajarkan anak untuk bangga menjadi bagian dari bangsa yang memiliki beragam budaya,” tambahnya.
Dukungan senada juga disampaikan oleh perwakilan Paguyuban Orang Tua Murid yang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memotivasi siswa sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan keluarga.
Setelah rangkaian sambutan, gelar karya dan penampilan siswa dilanjutkan. Para siswa memamerkan hasil kreasi berupa kerajinan tangan, pertunjukan seni, dan karya tulis yang terinspirasi dari tradisi dan kearifan lokal. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan siswa dan harapan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan membawa nilai-nilai luhur budaya bangsa. ( Undang Wardi )
