Polsek Pasar Kemis Monitoring Banjir di Sejumlah Perumahan, Ratusan KK Terdampak



 

Kabupaten Tangerang – Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang melakukan monitoring dan pengecekan genangan air serta banjir di sejumlah wilayah yang berada di daerah hukum Polsek Pasar Kemis pada Minggu (08/03/2026) sekitar pukul 11.45 WIB.

Pengecekan dilakukan menyusul hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan beberapa wilayah permukiman warga terendam banjir dengan ketinggian bervariasi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, salah satu wilayah terdampak cukup signifikan berada di Desa Gelam Jaya RW 007 yang meliputi RT 001, 002, 004, 006, 007, 008 dan 009. Di lokasi tersebut, ketinggian air di jalan mencapai 70 hingga 90 cm dengan jumlah warga terdampak sekitar 125 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 275 warga sementara mengungsi di balai warga, sementara kerugian materiil hingga saat ini dilaporkan nihil.

Selain itu, banjir juga terjadi di beberapa titik di Perumahan Villa Tomang Baru. Di RW 14 RT 01 dan 04, ketinggian air di jalan mencapai 70 hingga 90 cm dengan 85 KK terdampak. Kemudian di RW 15 RT 01, 02, 03 dan 07, ketinggian air berkisar 70 hingga 110 cm dengan 73 KK terdampak.

Di wilayah RW 17 RT 01 Perum Villa Tomang Baru, ketinggian air bahkan mencapai 90 hingga 120 cm dengan 25 KK terdampak. Sebanyak 20 warga terpaksa mengungsi sementara di Mushola Al-Mujahidin.

Sementara itu di RW 18 RT 01, 02 dan 03 Perum Villa Tomang Baru, ketinggian air tercatat 90 hingga 110 cm dengan 30 KK terdampak. Kemudian di Perum Villa Permata RW 20 RT 03, 05, 06 dan 07, banjir dengan ketinggian 70 hingga 90 cm berdampak pada sekitar 350 KK.

Genangan air juga terpantau di Perum Villa Permata RW 22 RT 02 dengan ketinggian air 40 hingga 60 cm dan berdampak pada sekitar 60 KK.

Petugas gabungan yang melakukan monitoring di lokasi di antaranya Bripka Hendrasari selaku Bhabinkamtibmas, Serma Suparjo dari unsur Babinsa, serta Agustinus Bambang Wahyu Pamungkas. Selain melakukan pemantauan, petugas juga membantu proses evakuasi warga serta memastikan kondisi keamanan di lingkungan tetap kondusif.

Upaya penanganan banjir juga dilakukan dengan mengoperasikan pompa penyedot air untuk mengurangi debit air di lokasi terdampak. Banjir diketahui terjadi akibat curah hujan yang tinggi sehingga meningkatkan debit air Danau Situ Gelam yang kemudian merembes ke permukiman warga. Selain itu, kondisi sistem drainase yang kurang optimal serta keterbatasan pompa air untuk mengalirkan air dari danau menuju Kali Cirarab juga menjadi faktor penyebab terjadinya genangan.

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, SH menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan warga dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.

Hingga saat ini kondisi cuaca terpantau cerah, namun ketinggian air Kali Cirarab masih cukup tinggi. Sementara itu kondisi Danau Situ Gelam dilaporkan dalam keadaan normal.

Kehadiran personel Polsek Pasar Kemis di lokasi banjir juga mendapat respon positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pemantauan dan bantuan dari aparat kepolisian dalam menghadapi situasi tersebut.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama