*DUA PELANGGARAN DAPUR MBG DI SANCANG CIBALONG GARUT: IPAL TAK BERFUNGSI, KETUA DIDUGA PUNGUT 150 RIBU UNTUK KTA DAN SERAGAM YANG TAK KUNJUNG DATANG*


*GARUT, Lintas investigasi.id–* Setelah sebelumnya IPAL Dapur MBG di Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut diduga tidak berfungsi dan dipenuhi lemak serta busa detergen, kini muncul dugaan baru yang lebih serius.

Warga setempat mengaku diminta uang oleh Ketua MBG setempat.

Berdasarkan keterangan beberapa warga yang dihimpun Lensa Peristiwa Indonesia, Ketua MBG di wilayah Sancang Cibalong memerintahkan masyarakatnya untuk mengumpulkan uang sebesar *Rp150.000 per orang* dengan alasan untuk pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan seragam relawan / pekerja dapur MBG.

Namun ironisnya, hingga kini KTA dan seragam yang dijanjikan tidak pernah diberikan. Uang pun tidak dikembalikan.

"Disuruh bayar Rp150 ribu per orang katanya buat KTA sama seragam MBG. Sudah lama bayar, tapi sampai sekarang KTA dan seragam tidak diberikan dan uangnya juga tidak ada pengembalian," ungkap salah seorang warga korban yang namanya disimpan redaksi karena takut diintimidasi.

Diduga korban tidak hanya satu orang, melainkan puluhan warga yang direkrut sebagai relawan dapur.

Padahal, sesuai petunjuk teknis Badan Gizi Nasional (BGN), seluruh kebutuhan operasional, termasuk KTA, seragam, dan perlengkapan relawan SPPG adalah *tanggung jawab penuh Yayasan Mitra, bukan dibebankan kepada masyarakat.

Praktik meminta uang kepada warga dengan janji KTA patut diduga sebagai pungutan liar dan berpotensi masuk unsur penipuan Pasal 378 KUHP.

Tuntutan dari warga sebagai korban dari pungutan tersebut :

1. BGN dan Satgas MBG Garut segera memanggil dan memeriksa Ketua MBG / Ketua Yayasan SPPG Sancang Cibalong terkait dugaan pungli KTA Rp150 ribu.
2. Kembalikan uang warga yang sudah terlanjur ditarik jika KTA dan seragam tidak ada.
3. *DLH Garut* tetap diminta memeriksa IPAL yang jebol seperti dalam foto patroli 7 September 2026.

Kabiro dan team investigasi Media Lensa Peristiwa Indonesia masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Ketua MBG akan tetapi ketua MBG mengatakan beritakan saja kami tidak takut.


Red

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama