" Rabu Rutin Berbahasa Inggris," SMPN 2 Cibiuk : Wujudkan Kepercayaan Siswa Bangun Komunikasi Berbahasa.



Garut,- Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan berbahasa asing peserta didik, SMPN 2 Cibiuk Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut menerapkan program pembiasaan berbahasa Inggris yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Rabu. 

Program yang digagas langsung kepala sekolah Duden Ramdan,S.Ag,.M.M tersebut menjadi salah satu program istimewa mendapat perhatian serius karena melibatkan seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa dalam penggunaan bahasa Inggris di lingkungan sekolah.

Program yang dikenal sebagai English Day ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi sekolah dalam membangun budaya komunikasi berbahasa Inggris secara bertahap dan berkelanjutan," ucap Duden Ramdan kepada wartawan.

 "Jadi setiap hari rabu rutin ,seluruh warga sekolah di SMPN 2 Cibiuk didorong untuk menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai aktivitas, mulai dari proses pembelajaran di kelas, percakapan antar siswa, komunikasi antara guru dan siswa, hingga interaksi di lingkungan sekolah" Jelasnya.

Bukan hanya hari rabu rutin saja,Tambah Hendarsyah,S.Pd selaku Wakasek sekolah kepada wartawan,.Yang jelas bukan hanya rutin hari Rabu saja tetapi di m SMPN 2 Cibiuk ada tiga unggulan program diantaranya : 

• Hari Senin rutin pembiasaan bahasa Indonesia 

• Hari rabu rutin rutin berbahasa bahasa inggris 

• dan Hari Kamis rutin berbahasa bahasa Sunda.

Semoga dengan pembiasaan metode yang efektif semua itu dapat meningkatkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Menurutnya,juga penguasaan bahasa tidak cukup hanya melalui teori di dalam kelas, tetapi harus dibangun melalui praktik yang dilakukan secara konsisten," tambah Hendarsyah 

Contohnya program pada hari rabu rutin ini dirancang agar siswa memiliki kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata setiap pekan.

“Program rutin setiap hari Rabu tentu sebagai bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris siswa. Kami ingin menciptakan lingkungan yang mendorong siswa berani berbicara, berlatih, dan terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari,” ujarnya.

Terlihat jelas seluruh guru turut berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut. Mereka memberikan contoh penggunaan bahasa Inggris yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami sehingga siswa tidak merasa takut atau canggung saat berbicara.

 Pendekatan ini dilakukan agar proses pembiasaan berlangsung secara alami dan menyenangkan.

Suasana sekolah setiap hari Rabu pun tampak berbeda. Sapaan seperti good morning, how are you, thank you, dan berbagai ungkapan sederhana lainnya terdengar di berbagai sudut sekolah. Di dalam kelas, guru dan siswa berusaha menggunakan bahasa Inggris dalam diskusi, tanya jawab, maupun penyampaian instruksi pembelajaran.

Program ini juga menjadi sarana untuk melatih rasa percaya diri siswa. Banyak siswa yang sebelumnya enggan berbicara dalam bahasa Inggris kini mulai berani mencoba menyampaikan pendapat, bertanya, dan menjawab pertanyaan menggunakan bahasa Inggris. 

Pihak sekolah menilai perkembangan tersebut sebagai indikator positif bahwa budaya berbahasa Inggris mulai tumbuh di lingkungan sekolah.

Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, program ini diharapkan mampu mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. Kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting dalam dunia pendidikan, teknologi, dan dunia kerja. Dengan pembiasaan sejak dini, siswa diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun bersaing di era globalisasi.

Program pembiasaan berbahasa Inggris akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar manfaatnya semakin optimal. Berbagai kegiatan pendukung seperti English conversation, presentasi, pidato, permainan edukatif, dan kompetisi berbahasa Inggris juga direncanakan untuk memperkuat implementasi program tersebut.

Melalui program istimewa ini, sekolah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aktif, komunikatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pembiasaan berbahasa Inggris setiap hari Rabu bukan hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga menjadi langkah nyata sekolah dalam membentuk generasi yang percaya diri, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

( Undang Wardi )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama