Dua Jurnalis Turun ke Sawah, Tunjukkan Kepedulian Lewat Aksi Nyata


 

Sampang, Jawa Timur – Nilai kepedulian sosial kembali terlihat dari peran insan pers yang tak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga terjun langsung membantu masyarakat. Hal ini ditunjukkan oleh dua awak media, Djumali dan Safiuddin, yang ikut ambil bagian dalam kegiatan panen padi milik warga di Dusun Loloran, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Minggu dini hari (23/3/2026) sekitar pukul 01.27 WIB.

Di tengah suasana malam yang masih menyelimuti area persawahan, keduanya tanpa ragu turun ke sawah dan berbaur dengan para petani. Dengan peralatan seadanya dan kondisi medan yang cukup menantang, mereka tetap bersemangat membantu proses panen. Lumpur, 

genangan air, serta pencahayaan yang terbatas tidak menjadi penghalang bagi keduanya untuk ikut bekerja bersama warga.

Kehadiran Djumali dan Safiuddin bukan sekadar simbolis. Mereka benar-benar terlibat langsung dalam proses pemotongan hingga pengumpulan padi. Berkat kerja sama yang solid antara warga dan kedua awak media tersebut, panen dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, yakni kurang dari satu jam.

Aksi ini pun menjadi bukti nyata bahwa nilai gotong royong masih hidup dan terjaga di tengah masyarakat pedesaan. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, meskipun kegiatan dilakukan di waktu yang tidak biasa, yakni dini hari.

Tak hanya itu, dedikasi yang ditunjukkan keduanya juga terlihat dari kesiapan mereka menghadapi berbagai kondisi. Selain bekerja di tengah malam, 

mereka juga rela mengorbankan waktu istirahat dan sebelumnya harus menghadapi terik matahari demi membantu meringankan beban warga.

Warga setempat menyambut kehadiran mereka dengan penuh rasa syukur dan apresiasi. Bantuan tenaga yang diberikan dinilai sangat berarti, terutama dalam mempercepat proses panen yang biasanya membutuhkan waktu lebih lama jika dikerjakan dengan jumlah tenaga terbatas.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran mereka sangat membantu dan membuat pekerjaan kami menjadi lebih ringan,” ungkap salah satu warga dengan wajah penuh haru.

Bagi masyarakat, apa yang dilakukan oleh Djumali dan Safiuddin bukan hanya bantuan fisik, tetapi juga bentuk perhatian dan kepedulian yang jarang ditemui. Kehadiran mereka di tengah sawah memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan bahwa profesi jurnalis memiliki peran yang lebih luas dari sekadar menyampaikan berita. Di balik tugas jurnalistik, ada sisi kemanusiaan yang dapat diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

Diharapkan, apa yang dilakukan oleh kedua awak media tersebut dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Bahwa sekecil apa pun bentuk bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti inilah yang perlu terus dipupuk, agar hubungan antar sesama tetap terjaga dan kehidupan bermasyarakat semakin harmonis.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama