Sumedang, 27 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Sumedang menggelar Lomba Pembasmian Hama Tikus Piala Kapolres Sumedang yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Kegiatan dilaksanakan di Dusun Sadang RW 12 dan RW 13, Desa Gunungmanik, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri, pemerintah desa, instansi pertanian, serta kelompok tani dalam upaya menjaga produktivitas pertanian melalui pengendalian hama tikus yang selama ini menjadi ancaman bagi hasil panen.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panit 1 Binmas Polsek Tanjungsari Ipda Dadang Romansyah, S.H., Panit 2 Binmas Polsek Tanjungsari Aiptu Taufik Hidayat, Kepala Desa Gunungmanik beserta jajaran pemerintah desa, Kepala UPTD Pertanian/Ketahanan Pangan Kecamatan Tanjungsari Ani Siti Adiwiyah, S.P., Petugas POPT Elis Nurhayati, S.P., Bhabinkamtibmas Desa Gunungmanik Aipda Cecep S., personel Polsek Tanjungsari, Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Ketua Kelompok Tani RIPAH Asep Diana bersama para anggota kelompok tani.
Dalam pelaksanaannya, pembasmian hama dilakukan di lahan pertanian seluas sekitar 8 hektare yang dikelola Kelompok Tani RIPAH. Metode yang digunakan adalah pengemposan pada lubang-lubang yang diduga menjadi sarang tikus dengan memanfaatkan asap hasil pembakaran belerang. Teknik tersebut dilakukan untuk memaksa tikus keluar dari sarangnya sehingga dapat ditangkap.
Dari hasil kegiatan, sebanyak 80 ekor tikus berhasil dibasmi. Capaian tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi kerusakan tanaman sekaligus meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Desa Gunungmanik.
Di tempat terpisah, Kapolsek Tanjungsari AKP ASEP KUSMANA .S.H.MM.CHRA.,menjelaskan Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lomba ini juga diselenggarakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, menjaga ketahanan pangan melalui pengendalian hama terpadu, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga sektor pertanian, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan para pemangku kepentingan di bidang pertanian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terpantau aman dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan mendapat antusiasme dari para peserta serta masyarakat setempat.
Red

